Dr. Sa’id Abdul Azhim
Sesungguhnya, hari itu terbagi menjadi tiga, yaitu
(1) hari kemarin, ia adalah ibarat orang yang bijaksana dan terpelajar yang telah meninggalkan ilmunya dan mewariskannya kepadamu;
(2) hari sekarang, ia adalah ibarat orang yang jujur dan telah diamanati untuk menyampaikan sesuatu kepadamu. Tadinya, ia berada jauh darimu, kemudian ia mendatangimu, tetapi sayangnya kamu tidak mau mendatanginya, hingga akhirnya ia pun pergi meninggalkanmu dengan cepat;
(3) dan hari esok di mana kamu tidak mengetahui apakah kamu masih dapat bertemu dengannya ataukah tidak.
Jika sesuatu yang tersembunyi dalam hati sama dengan apa yang terlihat, hal itu merupakan sebuah keadilan. Jika apa yang tersembunyi dalam hal lebih baik daripada apa yang terlihat, hal itu merupakan sebuah keutamaan. Akan tetapi, jika yang terlihat itu lebih baik daripada yang tersembunyi dalam hati, hal itu merupakan sebuah kezhaliman.
Kadangkala, kita masih juga merasakan aura kehampaan jiwa di tengah riuhnya kehidupan kita. Kehilangan kesejatian diri di tengah persaingan identitas di ruang kerja kita. Kehilangan sandaran hati di tengah pertarungan berjenis manusia dengan egosentrisnya masing-masing. Hidup terasa menekan dan menyesakkan. Padahal harusnya ia menjadi rahmat dan barakah.
Berimanlah kembali, sejenak saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar